Berita

Gambar Berita

MDTA Al-Hijriyah adakan Terobosan Didikan Subuh Berbasis Keluarga dan Masyarakat

Ditulis oleh: Admin KUA Dipublikasikan: 06 April 2026

Kua-Ngl,. Suasana subuh yang dingin terasa hangat dan penuh semangat di masjid Al-Hijriyah Siteba pada Ahad, 5/4. Puluhan santri bersama orang tua dan tokoh masyarakat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan Didikan Subuh (disingkat DDS) Berbasis Keluarga dan Masyarakat. Setelah satu bulan Ramadhan terhenti didikan subuh kembali resmi dimulai dengan pendekatan baru yaitu peningkatan peran keluarga dan masyarakat. Maka kegiatan didikan subuh ini bukan sekadar praktek ilmu santri, melainkan upaya mempererat sinergi antara lembaga pendidikan, lingkungan rumah, dan warga sekitar.

​Kepala MDTA Al-Hijriyah, Syaifuddin Zuhri, M. Ag menekankan bbahwa DDS berbasis keluarga dan masyarakat kita maksudkan sebagai strategi kesuksesan pendidikan karakter anak tidak bisa hanya dibebankan kepada guru di MDTA tapi adalah juga tugas orang tua di rumah dan juga tugas masyarakat secara umum dalam menyediakan lingkungan yang kondusif. Melalui konsep berbasis keluarga, orang tua dilibatkan langsung untuk menyaksikan perkembangan ibadah dan mental anak-anak mereka.

​"Didikan Subuh kali ini istimewa karena kehadiran orang tua bukan hanya sebagai penonton, tapi sebagai pendukung utama moral anak. Kita ingin nilai-nilai yang dipelajari di madrasah berlanjut hingga ke meja makan dan ruang tamu di rumah," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Kepala KUA Nanggalo, Welhendri, MA dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kepala dan majlis guru MDTA Al-Hijriyah kembali melaksanakan didikan subuh sebagai sarana pemantapan ilmu dan karakter santri. Keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam proses pendidikan anak sangat penting. Karena itu DDS berbasis keluarga dan masyarakat adalah langkah strategis yang perlu dilakukan. Kepala KUA sangat optimis strategi ini akan berhasil, hal tersebut bisa dilihat dari dukungan nyata dengan hadirnya orang tua dan masyarakat pada subuh ini.

DDS perdana ini terasa lebih istimewa lagi dengan kehadiran ​tokoh-tokoh masyarakat dan pimpinan, diantaranya kehadiran Kepala Kankemenag Kota Padang, Bapak H. Edy Oktafiandi, S.Ag,  M. Pd. Kehadiran beliau menjadi spirit sekaligus untuk memberikan penguatan kepada MDTA Al-Hijriyah, Pengurus Masjid, orang tua, masyarakat dan santri MDTA Al-Hijriyah. Beliau juga memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi MDTA Al-Hijriyah. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat efektif membentengi generasi muda dari dampak negatif lingkungan luar serta melatih santri menerapkan budi pekerti dalam kehidupan baik di sekolah maupun di rumah terhadap orang tua. 

​"Melihat anak-anak kita semangat bangun pagi dan berani tampil di depan umum adalah sebuah kebanggaan bagi kita. Kami dan Kementerian Agama akan terus mendukung program-program positif seperti ini," ungkapnya dihapan pengurus masjid dan jemaah yang hadir.

​Kegiatan yang berakhir pada pukul 08.30 WIB ini ditutup dengan sarapan bersama sebagai simbol kebersamaan (silaturahmi). Melalui kegiatan ini, MDTA Al-Hijriyah berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kokoh dan dukungan penuh dari keluarga.

Bagikan berita ini: