Berita
Penyuluh Agama KUA Nanggalo Hadiri Kegiatan Posyandu Lansia di Gurun Laweh
Padang 12 Desember 2025— Penyuluh Agama Islam KUA Nanggalo, Sahrul menghadiri sekaligus memberikan bimbingan dan pembinaan keagamaan pada kegiatan Posyandu Lansia Kampung Koto, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Kegiatan berlangsung di Ruang Balai Pemuda Kampung Koto dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Dalam kesempatan tersebut, Sahrul menyampaikan pentingnya menjaga ketenangan hati, memperkuat ibadah, serta menumbuhkan semangat syukur meskipun masyarakat baru saja melewati masa-masa sulit akibat banjir dan galodo yang melanda Kota Padang. Ia juga mengapresiasi kehadiran para lansia yang tetap bersemangat mengikuti pembinaan. Menurutnya, kehadiran rutin dalam majelis ilmu seperti Posyandu Lansia merupakan bagian dari ikhtiar memperkuat spiritual, mempererat silaturahmi, dan menjaga kesehatan mental maupun fisik.
Ketua Posyandu Lansia Kampung Koto, Julinar, dalam sambutannya mengajak seluruh anggota untuk tetap hadir sesuai jadwal kegiatan yang telah ditetapkan setiap bulannya. Ia menegaskan bahwa posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga ruang memperkukuh kebersamaan antarwarga, terutama bagi para lansia yang membutuhkan dukungan sosial dan emosional.
Dalam tausiyahnya, Penyuluh Agama Islam Sahrul menyampaikan pesan Rasulullah Saw. yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat pascabencana. Beliau mengutip hadits tentang memanfaatkan waktu sebaik-baiknya sebelum datang masa sulit:
"Manfaatkanlah lima perkara sebelum datang lima perkara: masa sehatmu sebelum sakit, masa mudamu sebelum tua, masa lapangmu sebelum sibuk, masa kayamu sebelum miskin, dan masa hidupmu sebelum mati." (HR. Al-Hakim)
Hadits ini diangkat untuk mengingatkan masyarakat agar tetap bersyukur, menjaga kesehatan, memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan positif, serta memperkuat ibadah sebagai bekal menghadapi berbagai ujian kehidupan. Suasana pascabencana, kata Sahrul, adalah momentum untuk kembali mendekat kepada Allah, memperkuat ukhuwah, serta bergotong royong membangun lingkungan.
Kegiatan Posyandu Lansia diakhiri dengan doa bersama agar masyarakat Kampung Koto dan seluruh warga Kota Padang senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan keselamatan setelah musibah yang melanda. Kehadiran Penyuluh Agama KUA Nanggalo diharapkan dapat terus memberikan spirit baru bagi para lansia dalam menjalani kehidupan dengan penuh makna dan ketabahan.(SR)